banner

Biarkan balita bermain dengan Kid Musical Toys


Rating
 
Download Link
Pros
  • Sederhana
  • Cocok untuk balita
  • Warna menarik untuk anak
  • Free
Cons
  • Grafis kurang halus
  • Iklan yang agak mengganggu
Full Review

Anda memiliki seorang balita? Tentunya kita sangat senang ketika melihat anak kita sedang bermain. Salah satu alat permainan yang menarik buat balita adalah alat musik. Bukan alat musik seperti piano, organ dsb yang kompleks, justru mereka lebih tertarik dengan alat musik yang sederhana seperti “kecrekan” dsb. Berikut ini adalah ulasan sebuah game edukatif yang berisi berbagai alat musik sederhana untuk balita.

Namanya adalah Kid Musical Toys. Game ini memiliki 5 alat musik dengan bunyi yang berbeda-beda. Tapi ada kesamaan dari alat musik tersebut yaitu desainnya dibuat untuk anak-anak.

Dari sisi user interface dan user experience, game ini sangat mudah digunakan. Anak-anak dengan mudah memainkannya. Dan secara logis, interaksi dengan alat musiknya pun disesuaikan dengan alat musiknya. Misalnya saja kecrekan yang berbentuk rebana itu dibunyikan dengan cara tap pada layar. Namun lain halnya dengan alat musik kedua yang berbentuk seperti pin bowling. Cara membunyikannya adalah dengan menggoyang tablet/smartphone kita. Memang seperti itu kan cara membunyikannya. Nah dengan interaksi seperti itu, maka user/balita akan merasakan pengalaman yang lebih kaya sehingga mereka lebih betah memainkannya.

Jika dilihat dari sisi grafis sebetulnya boleh dibilang tidak terlalu istimewa. Sisi baiknya adalah warna-warnanya pas untuk para balita sebagai target usernya. Namun, tampilannya kurang tajam. Beberapa latar belakang terlihat pecah dan kurang enak dilihat.

Fitur yang menarik dari game ini adalah disediakannya lagu-lagu anak di mana user bisa menggunakan game ini untuk mengiringi

lagunya sesuai dengan alat musik pilihannya. Namun hal yang kurang dari aplikasi ini adalah adanya iklan yang agak mengganggu. Pada beberapa kasus, iklan seperti ini kadang memunculkan tampilan yang kurang sesuai dengan norma dan etika.

Nilai pendidikannya sebetulnya sederhana. Menurut seorang calon dokter spesialis anak, anak terutama pada masa-masa awal pertumbuhannya harus banyak distimulasi. Misalnya, jika seorang anak jarang diajak bicara, maka dia akan punya kecenderungan sulit mengungkapkan pikirannya dalam bentuk kata-kata. Oleh karena itu, agar sebanyak mungkin potensi anak muncul maka dia harus distimulasi. Game ini menstimulasi mata, telinga dan tangannya. Itu sudah cukup bagi game sederhana ini

Leave Your Comment